JAKARTA | JacindoNews – Festival Musik tahunan, Indonesia Drum and Percussion Festival (IDPFEST) 2026 kembali digelar. Setelah melewati 1 dekade sejak tahun 2016 diadakan, IDPFEST 2026 digelar selama 3 hari (4, 5,6 September 2026) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Pembukaan IDPFEST 2026 dilaksanakan pada hari Sabtu (05/09/2026), bertempat di Ruang Teater Besar Taman Ismail Marzuki.
Festival Musik Perkusi tahunan yong berbasis Edukasi, Prestasi dan Informasi seni musik perkusi Indonesia maupun mancanegara, dikemas dalam berbagai kagiatan acara untuk memberi bantuan, menyelenggarakan dan memberikan fasilitas pelatihan, pendidikan serta pengotahuan dan kogiatan di bidang kesenian kabudayaan sebagai kesatuan integral seni budaya, mampu menghasilkan generasi penerus yang membanggakan dan membentuk jati diri sebagai anak bangsa yang kaya akan Seni Budaya.
Adapun turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Kebudayaan RI Prof Dr Fadli Zon, M.Sc, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia dan beberapa kepala dinas pariwisata lainnya.
Sebagai bentuk aspirasi kegiatan 1 DEKADE Indonesia Drum & Perkusi Festival 2026, dikemaslah sekuens-sekuens acara dalam bentuk :
1. Kompetisi lintas usia dan lintas daerah di seluruh Indonesia yaitu Kompetisi Drum Anak, Drum
Remaja, Kolaborasi Drum & Perkusi dan Sanggar Beraksi.
2. Pentas IDP Orchestra yaitu pagelaran musik dengan komposisi/aransemen dari dasar Ritme Perkusi Indonesia dalam berbagai variasi instrumen musik, lantunan suara, gerak tari, teatrikal, dan lainnya, sebagai kreasi edukasi generasi penerus musik untuk dapat bermain, berkolaborasi dengan alat musik perkusi /non perkusi dari Indonesia juga dari mancanegara.
3. Impresi Perkusi Indonesia yang memberikan informasi dalam pemahaman karya seni empu/maestro seni musik Indonesia, alat musik dan perkusi-perkusi Indonesia berikut sejarah, asal-usul, organologi, fungsi, nada,
dan ritme-ritme asli yang dapat dimainkan dari alat musik itu sendiri.
4. Ansamble Perkusi Difabel Karya inovasi anak-anak berkebutuhan khusus dalam tampilan ansamble
perkusi maupun perorangan yang mengembangkan kemampuan motorik, dalam mengekspresikan diri dan menyatakan rasa melalui musik.
Dan masih banyak lagi sekuens acara yang dikemas guna memberikan informasi serta kesempatan kepada generasi penerus dengan tujuan regenerasi untuk berkreasi, berkarya serta bereksplorasi dalam mengembangkan Seni Budaya Musik Indonesia.
Mengenang masa lalu (throwback), dari sebuah saresehan kecil pada akhir bulan November 1982 dan dari sejak awal nama ENDRASS (Energetic Drummers Association) pada tahun 1983 digaungkan ke masyarakat luas dan bersamaan dengan itu pula lahirlah ‘Ide’ gagasan sebuah konsep merawat karya otentik ke-Indonesia-an sebagai simbol pelestarian dan pengembangan dari aset alat musik perkusi yang dimiliki
bangsa besar ini sebagai warisan budaya untuk generasi penerus (pada saat itu hanya sebuah ide yang memerlukan riset panjang, waktu dan wawasan lebih luas serta kedewasaan dalam menjalankan rencana besar
tersebut) dan perjalanan demi perjalanan sampai saat ini, tekad untuk ‘TETAP KONSISTEN’ dalam upaya mengedukasi, memahami dan menghargai nilai-nilai tradisi seni budaya sebagai bentuk ekspresi, kreasi dan identitas seluruh unsur-unsur kesenian kebudayaan Indonesia yang perlu dikembangkan terus menerus tanpa henti telah menjadi aspirasi dan semangat bersama Para Musisi, Drummer, Perkusionis, Alumni IDPFEST, Seluruh IDP Daerah, IDP_Orchestra, Generasi Muda yang tergabung dalam sekolah/sanggar/komunitas musik, dan lain-lain.
Ketua Indonesia Drum & Perkusi Indonesia, Ekki Soekarno mengatakan bersyukur atas perhatian, partisipasi, dukungan serta kerjasama yang baik dari berbagai pihak, kegiatan IDPFEST 2026 bisa berhasil terselenggara.
“IDPFEST 2026 merupakan perayaan 1 Dekade penyelenggaraan festival Drum & Perkusi. Semakin tahun jumlah pesertanya semakin banyak yang ikut serta. Tentunya hal ini perlu diberi apresiasi bagaimana antusiasme peserta, ” ujarnya.
Ekki menambahkan,”Para peserta walupun masih muda belia, namun memiliki skill dan talent yang luar biasa dalam memainkan alat musik drum dan perkusi. Apalagi sekarang didukung oleh pemerintah khususnya dari Kementerian Kebudayaan RI, sehingga acara ini bisa memberikan kesempatan kepada generasi penerus agar terjadi regenerasi yang berkreasi, berkarya serta bereksplorasi dalam mengembangkan Seni Budaya Musik Indonesia, ” pungkas nya.
Dalam sambutannya, Fadli Zon mengatakan bahwa pencapaian yang luar biasa penyelenggaraan memasuki 1 dekade penyelenggaraan IDPFEST 2026.”Prestasi yang luar biasa dan menjadi pengembangan dunia musik Indonesia. Juga menjadi solusi pengembangan talenta muda kita ke depan. Kami dari kementerian Kebudayaan akan terus mendukung dan memberi apresiasi luar biasa. Sesuai amanat konstitusi kita, UUD 1945 Pasal 32 ayat 1 Negara memajukan Budaya Nasional Indonesia di tengah Peradaban dunia. Alangkah baiknya agar terus bersinergi untuk kedepannya, ” Pungkasnya.
Acara IDPFEST 2026 secara resmi dibuka dengan para tamu kehormatan memukul bersama-sama alat perkusi tradisional, sebagai tanda acara dibuka. (Ril/).
