JAKARTA | Jacindonews – Sosok seorang akademisi ini sangat dikenal dikalangan dunia pendidikan, khususnya Informatika. Prof. Dr. Hoga Saragih, ST, MT, MIP, CIRR., adalah seorang Dosen yang sangat konsern dalam dunia Informatika. Pria kelahiran Bandung, 15 Agustus 1976 ini, juga lahir dari keluarga Kristen yang that, sekarang menjabat Ketua Program Studi Informatika University Bakrie, Jakarta.

Praktisi Dosen ini memiliki segudang prestasi dan karya ilmiah mengenai Informatika. Hal inilah yang membuat beberapa pihak ada yang ingin mendaulat Prof. Hoga sebagai calon Pembimas Kristen untuk periode berikutnya.

Prof. Dr. Hoga Saragih, ST, MT, MIP, CIRR.

Melalui wawancara melalui pesan elektronik whatsapp kepada media, berikut wawancara mengenai paparan visi dan misi dari Prof. Hoga jikalau memang nanti terpilih sebagai Pembimas Kristen nantinya.

Bilamana menjadi Pembimas Kristen di masa yang akan datang, apa yang akan bapak lakukan ?
Berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban nanti? Jelaskan
Saya akan melakukan Sistem Informasi keterbukaan public dalam pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Saya akan melakukan dan sosialisasi untuk terjun langsung ke lapangan dalam pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang bimbingan masyarakat Kristen, Saya akan membuat penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bimbingan masyarakat Kristen yang sesuai ALKITAB, Saya akan melakukan perumusan ulang dan meninjau Kembali kebijakan di bidang bimbingan masyarakat Kristen, Saya akan turun langsung untuk monitoring pelaksanaan kebijakan di bidang bimbingan masyarakat Kristen.
Bila Tuhan ijinkan saya akan melakukan Teknologi Informasi utnuk membuat Teknologi Informasi untuk memproses seluruh Sistem Informasi tentang Komputer Penyusunan Rencana dan Program Kerja, satu data untuk memproses seluruh Sistem Informasi Tata Kelola Usaha, Transparansi keterbukaan tentang Komputer Bina Sarana dalam Pembinaan dan Pelayanan Keesaan Gereja. Teknologi Informasi untuk memproses seluruh Sistem Informasi tentang Menggunakan Penyuluhan dan Tenaga Tehnis Keagamaan melalui zoom dan goole meet. Kemudian menyatukan seluruh system informasi komputer Lembaga Keagamaan Kristen di seluruh indoneisa dengan Dashboard Command Center. Memfasilitasi computer semua STT Pendidikan Agama Kristen untuk system online dan metaverse. Melaui Teknologi Informasi utnuk membuat Teknologi Informasi untuk memproses seluruh Sistem Informasi tentang Bimbingan on line Masyarakat Kristen. Pelayanan kami 24 jam pakai Handphone WA di buat online bisa dihubungi pelayanan Sekretariat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Urusan Agama Kristen di permudah, untuk Pendidikan Agama Kristen semuanya harus menggunakan computer dalam software dan hardware dengan specification tingkat tinggi dan terbaru.

Kepengurusan dan ijin mendirikan gereja masih terkendala sampai hari ini, bilamana pak hoga duduk sebagai Pembimas Kristen, apa pendapat pak Hoga tentang hal ini dan seperti apa tindakan kongkritnya? Jelaskan

Dengan adanya Internet dan metaverse semuanya di permudah untuk Kepengurusan dan ijin mendirikan gereja karena semua berbasis online, silahkan isi Google form yang bisa di isi online untuk Kepengurusan dan ijin mendirikan gereja.

Apa yang menjadi alasan utama dan yang menelatar belakangi keinginan Pak Hoga untuk menjadi Pembimas Kristen? Jelaskan.
Bila Tuhan Yesus ijinkan Saya adalah Seorang Percaya dan penuh keyakinan tanggung jawab yang mengerjakan tugas Amanah ini untuk mengemban tugas sebaik baiknya dan sejujurjujurnya sebagai unsur pelaksana kegiatan keKristenan dan unsur monitoring dan controlling yang langsung ke lapangan (POAC) Planning, Organizing, Actualizing dan Controlling yang menangani urusan-urusan yang berhubungan dengan umat Kristen dan Gereja-gereja di Indonesia dan saya langsung kelapangan untuk meninjau langsung Keagamaan Kristen dan praktek nilai nilai Agama kekristenan dimasyarakat untuk dituangkan dalam peraturan yang mengatur tentang sistem organisasi dan tata kerja system proses informasi yang di sesuaikan dari sumber segala sumber informasi yang ada di ALKITAB untuk di kerjakan sebagai Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen dipimpin oleh TUHAN Yesus melalui perwakilan perwakilan Gembala Gembala Hamba-Hamba Tuhan Pendeta-Pendeta dan Pemimpin Pemimpin Rohani Kristen di Indonesia, Bila Tuhan Yesus ijinkan Saya tugas saya ini yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Agama.

Apa pendapat Pak Hoga agar gereja-gereja yang ada dapat bersatu pad, kendati di sisi yang lain beda doktrin dan denominasi? Jelaskan

Iya semuanya bisa disatukan melalui Roh Kudus, disatukan melalui Tuahn Yesus, Distukan melalui Alkitab, jadi kita akan gunakan system terpadu dengan Teknologi Informasi, semuanya bisa di satukan melaui semua handphone orang -orang Kristen dengan server dan computer online, semuanya bisa disatukan dengan teknologi metaverse, bila perlu kita beli teknologi metaverse untuk gereja gereja terkini untuk menjawab kebutuhan online, kita data hanphone semua nomer-nomer anggota angota jemaat jemaat gereja gereja per orang nomer handphonenya kita catat dan emailnya kita catat kemudian dimasukan dalam satu system informasi online.

Bagaimana pendapat Pak Hoga dengan toleransi saat ini, sejaumana peran pemerintah terhadap gereja sehingga kerukunan tersebut bisa dikatakan “sehat”, jelaskan
Saya ini suka toleransi, saya termasuk tokoh kerukunan, untuk memberitakan kebenaran saya ini sebagai Dewan Kerukunan, saya ini pembicara kerukunan bahkan saya ini pewarta kerukunan, saya adalah tokoh masysrakat yang mensosialisasikan kerukunan, saya ini pengajar Kerukunan. Jadi Toleransi akan sehat bila tidak ada kebohogan, Bila tidak ada hoax, kita wajib dan harus melawan hoax, kita lawan pembohongan public, di jaman era informasi sekarang ini kita harus benar dan terbuka dan terus terang karena kita ini terang dunia.

Metaverse akan menjadi second world bagi kehidupan manusia di masa mendatang. Dan hal ini tidak menutup kemungkinan akan diadopsi oleh gereja. Bagaimana pendapat Pak Hoga tentang hal ini? Jelaskan


Saya berpendapat bahwa metaverse adalah bagian Internet dari realitas virtual bersama yang dibuat semirip mungkin dengan dunia nyata dalam dunia internet tahap kedua. Jadi Meta semesta dalam arti yang lebih luas mungkin tidak hanya merujuk pada lingkungan virtual yang dioperasikan oleh perusahaan media sosial tetapi seluruh spektrum realitas berimbuh. Gereja sekarang sudah memasuki lingkungan Virtual Gereja akan mengunakan metaverse untuk membangun hubungan masyarakat dengan menggunakan konsep spekulatif, system teknologi murni berdasarkan teknologi yang ada.


Sementara konsep dianut oleh beberapa perusahaan teknologi seperti Facebook, Microsoft dan lain-lain, kekhawatiran tentang dampak pada masyarakat modern ketika semua interaksi orang ke orang secara efektif otonom. Singkatnya, Metaverse adalah ruang virtual yang dapat diciptakan dan dijelajahi dengan pengguna lain tanpa bertemu di ruang yang sama.


Jadi Gereja metaverse adalah adalah ruang virtual yang dapat diciptakan dan dijelajahi dengan pengguna lain tanpa bertemu di ruang yang sama.

Apa kelebihan dan kekurang metaverse bagi umat Kristiani agar mereka juga mendapat pencerahan tentang hal ini, jelaskan.
Dampak Positif Metaverse. Gereja Metaverse akan memungkinkan pengguna untuk menjadi apa saja dan berada di mana saja. Dimungkinkan bagi pengguna untuk mewujudkan keinginan mereka. Perjumpaan ini tentunya merupakan lompatan baru dalam peningkatan teknologi saat ini.
Gereja Saat ini, akun media sosial hanya sebatas menampilkan profil seseorang dalam bentuk gambar. Namun di dunia metaverse pengguna akan ditampilkan dalam bentuk avatar yang bisa bergerak.

Gereja Avatar ini akan berbentuk 3D dan dapat diubah sesuai keinginan. Secara teknis pengguna dapat memasukkan tinggi dan berat badan serta pakaian yang mereka pilih untuk dipakai.


Gereja memiliki kemampuan untuk mengubah apa pun Selain itu, bentuk avatar tidak kartun melainkan sangat mirip dengan Gambar diri pengguna sebenarnya.
Jadi Gereja metaverse dapat dikatakan bahwa dunia metaverse memungkinkan kebebasan berekspresi bagi pengguna untuk menjadi seperti yang mereka inginkan.

Ketika Gereja menggunakan teknologi panggilan video luar biasa maka metaverse dapat melampaui dan melampauinya. Pengguna dapat mendesain untuk membuat rumah sesuai dengan keinginannya.

Bahkan Gereja di dunia metaverse, pengguna dapat mengundang orang lain untuk mengunjungi “rumah” mereka. Tak hanya sampai di situ, “rumah” yang sudah dibangun bisa digunakan untuk berdebat atau sekadar berbincang-bincang.

Secara teknis, Gereja memungkinkan untuk menawarkan URL yang berhubungan dengan “rumah” lain dunia maya dan dapat dibagikan kepada mereka yang ingin berkunjung pelayanan. Ini dapat dilakukan dengan metode yang sangat sederhana dan sangat cepat.

Produktivitas Gereja yang dapat dilakukan di dunia metaverse tidak hanya cepat tetapi juga dapat ditingkatkan. Berkat teknologi ini, pengguna dapat melakukan tugas-tugas yang sebelumnya dianggap sulit atau bahkan tidak mungkin jadi mungkin

Intinya adalah bahwa pengguna Gereja dapat membuat situs terhubung mereka sendiri untuk menyelesaikan tugas gereja. Ditambah dunia metaverse berjanji untuk memberikan mekanisme input yang lebih cepat.


Bahkan alih-alih Gereja menulis dengan pena atau mengetik menggunakan keyboard, pengguna dapat mengirimkan teks dengan ucapan, gerakan tubuh, atau hanya menggunakan pemikiran mereka.

Dalam skenario terakhir, Gereja Meta sedang mengembangkan elektromiografi atau EMG untuk implantasi perangkat. Teknologi ini dapat mengidentifikasi sinyal di saraf yang relevan dengan apa yang ingin kamu katakan.

Jadi secara teknis, Gereja dengan menggunakan teknologi ini dapat mengambil apa yang dipikirkan di otak pengguna dan meletakkannya secara virtual di dunia metaverse.

Apa harapan Pak Hoga dengan kala menjadi Pembimas Kristen

Bila Tuhan Yesus ijinkan saya akan membuat dan menciptakan Gereja Dunia Virtual dengan menggunakan Komponen Virtual Sistem Gereja Teknologi informasi, Konteks dan kontrol media, Karakteristik objek dunia maya Gereja kolaborasi dengan Teknologi Immersive Education Technology Group
Gereja berbasis Virtual World Region Agent Protocol Gereja dengan Roadmap Metaverse.
Gereja Percepatan Penginjilan dengan Metaverse.
Proyek Penginjilan Metaverse Sumber Informasi Terbuka.

Jadi Bila Tuhan Yesus ijinkan saya akan MENCIPTAKAN :
Gereja yang menggunakan Teknologi Dunia virtual.
Gereja yang menggunakan Teknologi Realitas maya.
Gereja yang menggunakan Teknologi Realitas simulasi.
Gereja yang menggunakan Teknologi Metaverse.
Gereja yang menggunakan Teknologi Metafora Internet.
Gereja yang menggunakan Teknologi.

Permainan realitas alternatif Teknologi informasi Gereja yang menggunakan Teknologi Supranet.


Intinya saya dengan teknologi akan Kembalikan lagi ke Gereja mula-mula yaitu sama seperti Gereja mula mula yang sesuai dengan Alkitab. (Ril/JN).

By Admin

error: Content is protected !!