Jakarta | Jacindonews – Ketua Presidium Aliansi Selamatkan Indonesia (ASELI) Jalih Pitoeng, menyambut baik sekaligus mendukung sikap politik yang diambil oleh ratusan ulama dan habaib di Jawa Timut tentang pemakzulan terhadap presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dan Makruf Amin.
Diminta pendapatnya tentang perkembangan politik tanah air, pencetus 3 tuntutan Re-Proklamasi inipun menyambut baik pernyataan sikap para alim ulama dan habaib.
“Alhamdulillah, Allah telah menggerakan hati umat dan rakyat Indonesia yang semakin menyadari bahwa bahayanya cengkraman oligarki” ungkap Jalih Pitoeng, Jum’at (10/06/2022).
Jalih Pitoeng juga mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur setelah dicetuskannya 3 Tuntutan Re-Proklamasi pada Aksi Akbar Nasional yang bertajuk “Rakyat Bangkit Bersatu Selamatkan Indonesia” kini rakyat semakin sadar, bangkit dan bersatu untuk selamatkan Indonesia.
“Saya sangat bersyukur kepada Allah. Dimana saat ini rakyat semakin sadar, bangkit dan bersatu untuk selamatkan Indonesia” kata Jalih Pitoeng penuh haru.
Diketahui sebelumnya bahwa Aliansi Selamatkan Indonesia (ASELI) mengajukan 3 Tuntutan Re-Proklamasi diantaranya ASELI mendesak MPR untuk mengembalikan dan menerapkan kembali UUD 1945 yang Aseli dan Memakzulkan Jokowi.
Karena menurut Jalih Pitoeng Indonesia dibawah rezim Jokowi telah melenceng jauh dari nilai-nilai perjuangan kemerdekaan Indonesia yang termaktub didalam UUD 1945 yang asli. Terlebih Jokowi tidak berkutik dibawah cengkraman Oligarki.
“Jadi untuk menyelamatkan Indonesia saat ini Jokowi harus segera dimakzulkan. Dan kita harus kembali kepada cita-cita luhur kemerdekaan yaitu kembali kepada UUD 1945 yang asli secara murni dan konsekwen” pungkas Jalih Pitoeng. (LI)
