JAKARTA | Jacindonews.– 29 Juli 2022, Management, Dewan Komisaris Dan Direksi Emiten PT. Steady Safe Tbk (“SAFE” Atau “Perseroan” ) menggelar acara Public Expose (Paparan Publik), Bertempat di Satrio Tower Lt 15, Jl Prof Dr Satrio Kav C4 Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jum’at (29/07/2022).
Hadir pada acara Public Expose tersebut antara lain : Komisaris Utama : Daud Joseph, Direktur Utama : John Pieter Sembiring, Direktur Ahmad Fahmi, serta jajaran management PT. Steady Safe Tbk.
Direktur Utama : John Pieter Sembiring m, mengawali acara Publik Expose tersebut dengan menyampaikan jalannya kepengurusan Perseroan dan hasil-hasil yang dicapai selama tahun buku 2021 serta rencana kerja dan upaya untuk meningkatkan kinerja Perseroan di tahun 2022 yang meliputi beberapa aspek :
Pertama, Tinjauan Kinerja Keuangan Perseroan Tahun 2021
Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp. 161,06 milyar meningkat dibandingkan tahun 2020 yang mencatat sebesar Rp. 143,96 kemudian pada pos laba (rugi) tahun berjalan Perseroan mencatat sebesar Rp. 682 juta meningkat dibandingkan di tahun 2020 yang mencatat minus sebesar Rp. 17,42 milyar.
Perseroan mencatat jumlah asset sebesar Rp. 298,60 milyar atau menurun dibandingkan tahun 2020 yang mencatat sebesar Rp. 322.12 milyar. Nilai kewajiban Perseroan sebesar Rp. 366,84 atau mengalami penurunan dibandingkan tahun 2020 yang mencatat sebesar Rp. 391,04 milyar.
Kedua, Kinerja Operasional Perseroan
Sepanjang tahun 2021, rata-rata operasi bus transjakarta milik Perseroan mengalami kenaikan baik dari unit dan jam operasional. Hal ini disebabkan karena kebijakan pembatasan operasi yang ditetapkan oleh PT Transportasi Jakarta. Rata-rata unit operasi bus transjakarta milik Perseroan di hari kerja sebanyak 114 unit dan di hari libur sebanyak 90 unit.
Perseroan terus berupaya menjalin komunikasi dengan PT Transportasi Jakarta agar dapat meningkatkan unit dan jam operasional sehingga km tempuh unit Bus dapat mencapai target yang telah disepakati Perseroan dengan PT Transportasi Jakarta.
Ketiga, Rencana Kerja / Strategi Bisnis Untuk Masa Depan
Pemerintah DKI Jakarta berupaya membenahi pelayanan Transportasi publik agar menjadi lebih baik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Bus Listrik menjadi salah satu target pemerintah yang dikembangkan dan dioperasikan dalam rangka menggantikan bus berbahan bakar diesel.
Rencana peralihan layanan bus bermesin diesel dilakukan secara bertahap mulai tahun 2021 sebanyak 30 unit bus listrik dan ditahun 2022 sebanyak 100 unit bus listrik oleh PT Tranportasi Jakarta. Secara menyeluruh PT Transportasi Jakarta akan mengoperasikan bus bertenaga listrik pada tahun 2025. Peralihan bus konvensional menuju bus listrik juga turut mendukung Program Langit Biru (PLB) yang sudah lama dicanangkan oleh Pemerintah agar kualitas udara bersih menjadi lebih meningkat dan mengurangi emisi gas buang. Perseroan mengambil peluang ini dengan mengikuti lelang e-catalog pengadaan bus listrik yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pengelola Barang dan Jasa dan sudah tayang di LKPP. Selanjutnya Perseroan juga sudah menandatangani MOU dengan berbagai vendor yang memproduksi dan/atau menyediakan bus listrik. Perseroan telah menjalin kerjasama dengan INKA, BYD, HIGER, VIM dalam mengikuti lelang bus listrik ini sehingga begitu mendapat penugasan bus listrik dari PT Transportasi Jakarta, Perseroan dapat segera merealisasikannya dengan baik.
Keempat, Informasi lainnya yang belum disampaikan ke Publik
Perseroan merubah logo Perusahaan Logo lama :
Makna dari logo adalah :
- Segitiga berarti Struktur yang paling kuat. Bermakna Diharapkan bisnis Perseroan kuat bertahan di tengah persaingan
- Mengarah ke kanan identik dengan hal baik. Bermakna : Diharapkan selalu membawa kebaikan bagi masyarakat dan shareholder
- 1 segitiga berarti play, 2 segitiga berarti fast forward, 3 segitiga berarti cepat Bermakna : Diharapkan bisnis yang dijalankan Perseroan dapat berkembang cepat.
Peresmian logo baru : PT. STEADY SAFE Tbk
Makna dari logo adalah
- Aliran air atau udara, Bermakna steady safe ditengah pertumbahan ekonomi dan teknologi bisa flexible menyesuaikan dari dan bersaing kuat.
- Lingkaran, Bermakna menggambarkan dunia, berharap bisnis steady agar bisa expand ke wilayah lain di Indonesia bahkan di dunia.
- Trisula atas dan bawah bersatu Bermakna diharapkan Perseroan dan Group bisnisnya bisa solid dan bersatu untuk mencapai kesuksesan bersama.
*(LI)
