IMG 20260827 WA0062

JAKARTA | JacindoNews – Kamis (27/08/2026). Budi Arie tadi petang minta maaf setelah mengungkapkan secara diplomasi dihadapan Jokowi hal yang haram bagi demokrasi Pancasila, yaitu genderang “perang sebelum 2029” tapi sayang tidak tulus apalagi secara sadar meskipun berusaha tenang.

Budi Arie mencoba menyelamatkan wajah Jokowi yang secara jelas dikatakan telah membisiki Jokowi terkait apa yang disampaikannya itu dan tentu saja respon Jokowi ketika Budi Arie membisiki hal tersebut bagaikan “amunisi” moril sehingga Budi berani mengemukakan hal tersebut secara gamblang dihadapan peserta pertemuan yang mendapat pertanyaan “kita siap gak?” dan ekspresi Jokowi kita anggap hanya dia dan Tuhan yang tahu ketika peserta serentak membalas “siap” tetapi kemudian seperti biasa menegaskan keadaan nasional masih aman.

Jadi dalam konteks ini Budi Arie seakan mendapat serangan balik “smack down” dari publik netizen juga hampir semua kalangan elite politik yang langsung mengarahkan ucapan Budi Arie itu ke diri Jokowi yang akhir-akhir ini memang terlihat kembali menunjukan ambisinya ke panggung politik kekuasaan lewat partai PSI nya yang para pengurus terasnya langsung “cuci tangan” menyatakan Budi Arie sama sekali bukan bagian dari mereka PSI dan tentu saja sekaligus berpotensi dapat pula kehilangan posisinya sebagai Ketum ProJo karena tingkat analisis berbagai kalangan justru tidak hanya kepada dirinya, tetapi dicurigai ada peran Jokowi dibalik pertemuan tersebut dan tentu saja itu itu bukan bisikan biasa tetapi bisa jadi “bisikan maut”. (**)

**Adian Radiatus (pengamat Politik dan Sosial). 

Admin

By Admin

error: Content is protected !!