IMG 20260828 WA0180

JAKARTA | JacindoNews – Jumat (28/08/2026). Niat menunggangi demo warga Pati oleh kelompok penentang kebijakan Presiden Prabowo Subianto tampaknya mengalami “gagal maning” namun mereka tidak patah niat dan alhasil ada motor dan pos polisi terbakar serta perusakan beberapa kendaraan truk, salahnya apa?. Terjadi setelah rombongan demonstran dari Pati meninggalkan Gedung DPR dimana tuntutannya diakomodir para anggota dan pimpinan DPR yang diinisiasi oleh Wakil Ketua Sufmi Dasco dan hasilnya panggung politik gerbang DPR mereda dengan sejuk dan damai.

Begitulah kiranya upaya kelompok pengacau Negara tidak pernah segan-segan untuk memakai berbagai cara mendistorsi lewat mendestruktif tuntutan demonstran dilapangan sehingga memancing kemarahan rakyat yang pada gilirannya mereka telah menempatkan pelaku-pelaku pengrusakan bahkan menggunakan senjata tajam serta alat kekerasan lainnya.

upaya kerja keras pemerintahan Presiden Prabowo mengembalikan sistem kerja pemerintahan yang akuntabel, transparan bebas korupsi sangatlah menyinggung kelompok-kelompok yang selama ini khususnya sepanjang pemerintahan Presiden ke tujuh, Joko Widodo, sangat menikmati kekayaan secara serakah melanggar berbagai aturan dan etika sebagai anak bangsa yang mengaku cinta tanah air.

DPR pun mengakomodir segala upaya penyelamatan asset serta harta negara yang dijarah secara halus hingga vulgar kasat mata dan dalam konteks ini rakyat patut bersyukur dan memberi apresiasi yang tinggi kepada para Pimpinan DPR yang telah membuat demo Pati berakhir simpati dan kelompok provokator luka hati kembali setelah gagal memanfaatkan momentum tersebut. (**).

**Adian Radiatus (pengamat Politik dan Sosial) 

Admin

By Admin

error: Content is protected !!