IMG 20261005 WA0043

JAKARTA | JacindoNews – Senin (05/10/2026). Rocky Gerung boleh dibilang menjadi bintang gunjingan publik dalam pelantikan sejumlah tokoh masyarakat menjadi anggota Wantimpres bukan karena memiliki sisi positif tetapi kontradiktifnya antara pernyataan Rocky terkait “maka saya akan dengan cara seksama dalam tempo sesingkat-singkatnya menolak!” menjawab pertanyaan sebuah wawancara di media sosial, dimana ternyata Rocky akhirnya masuk secara resmi lewat pelantikan bersama dua puluh lima anggota lainnya.

Sejatinya dalam panggung politik antara penguasa dan “oposisi” sah-sah saja sepanjang tidak terjadi terlalu jauh yang disebut “lain dibibir lain dihati”, jadi Rocky itu ibarat buah seperti judul sebuah lagu ” buah semangka berdaun sirih”. Publik menertawakan, menyindir dan kemudian pasrah “ya begitulah dia”, umumnya tersenyum sinis disudut bibir.

Sebenarnya bukan cuma Rocky Gerung saja yang rada “munafik” gitu, beberapa diantara mereka yang diangkat pun ada yang selama ini tidak suka pada Presiden, sinis di belakang bahkan yang antipati pun masuk tidak menolak tugas menjadi bagian pemerintahan ini yang sejatinya memiliki tugas mulia, menjaga dan melindungi Presiden dari kemungkinan melakukan kekeliruan dalam arah kebijakan-kebijakannya.

Sudah semestinya Wantimpres secara bulat hati setelah dilantik tidak lagi ada yang “mendua” hati atau menerima tugas tersebut karena tidak enak hati atau takut ketahuan oposisinya bila menolak. Jadi ibarat Presiden demi tugas negara mendampingi Tamu Resminya ke Puncak Borobudur dengan memakai “stairlift” tetapi menuding Presiden secara tidak langsung merusak situs Cagar budaya dan agama, hal mana tentu keterlaluan bila seorang Wantimpres bersikap demikian.

Bijaksana, berwawasan luas, lurus niat hati demi kebaikan, menjauhi intrik-intrik politik melainkan menyadari tugas sebagai Abdi negara melindungi Presiden yang dengan jiwa besar melakukan penguatan kepemimpinan dalam upaya bersama-sama mengelola negeri ini dengan mengangkat dan melantik berbagai tokoh dari berbagai latar belakang yang sekaligus membuktikan eleganitas sikap Presiden Prabowo di pusaran politik negeri ini. (**).

**Adian Radiatus (pengamat sosial & politik).

Admin

By Admin

error: Content is protected !!