JAKARTA | JacindoNews — Puluhan pemuda dari berbagai wilayah Jakarta Utara berkumpul dalam ajang silaturahmi dan diskusi yang diinisiasi oleh Relawan Aliansi Jakarta Utara Menggugat (AJUM), Minggu (09/08/2026). Bertempat di Workshop MHD Express, pertemuan ini diselenggarakan sebagai ruang saling belajar, menguatkan, sekaligus masa orientasi awal sebelum memulainya Diklat dan Kelas Kaderisasi.
Agenda diskusi yang dikemas secara fleksibel ini direncanakan bergulir setiap minggunya. Langkah ini diambil agar para calon peserta diklat—yang didominasi anak muda rentang usia 17 hingga 30 tahun—dapat saling mengenal dan membangun soliditas tim. Saat ini, peserta yang hadir mencakup wilayah Kecamatan Koja, Cilincing, dan Tanjung Priok, dan akan terus diperluas hingga mewakili seluruh kecamatan di Jakarta Utara.
Dalam ajang pemanasan ini, para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari dua mentor berpengalaman. Tokoh senior, Ipoenk Gumay, menekankan pentingnya manfaat berorganisasi, memperluas jejaring pertemanan, serta memperkuat literasi. Menurutnya, generasi muda merupakan pewaris sekaligus pelurus perjalanan bangsa yang harus terus memelihara semangat belajar.
Sementara itu, mentor kedua, Cak Rokhim, berfokus pada peningkatan kompetensi dan character building pemuda. Ia menegaskan bahwa pemuda Jakarta Utara harus mengambil peran aktif dalam pembangunan wilayahnya sendiri, sejalan dengan tema yang diusung dalam diskusi tersebut.
Kehadiran peserta terlihat dari beragam pertanyaan kritis yang dilontarkan selama sesi diskusi. Keaktifan ini menjadi sinyal positif bahwa Relawan Pemuda Maju AJUM siap mencetak kader-kader yang unggul, peka, dan peduli terhadap berbagai persoalan sosial di sekitarnya.
Melalui proses orientasi dan diskusi berkala ini, kecerdasan emosional para pemuda diharapkan dapat tumbuh pesat, sehingga mampu melahirkan sosok-sosok pemimpin muda yang berkarakter kuat serta progresif bagi Jakarta Utara. (Ril/)
