BEIJING | JacindoNews – Selasa (28/04/2026). Di Indonesia, kendaraan tidak hanya dipandang sebagai alat mobilitas, tetapi juga sebagai bagian dari identitas dan gaya hidup penggunanya. Memahami hal ini, iCAR menghadirkan cara pandang baru terhadap energi baru di tengah dinamika geopolitik global, percepatan transisi energi, serta perubahan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
Melalui dua model, V23 yang telah diperkenalkan di Indonesia dan V27 versi setir kanan yang baru saja diperkenalkan di Beijing Auto Show 2026, iCAR menegaskan pendekatannya dalam menghadirkan energi bukan sekadar sebagai sumber tenaga, melainkan sebagai sistem yang relevan dan adaptif dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pendekatan tersebut, V23 dan V27 hadir sebagai bagian dari satu ekosistem yang sama, dibangun di atas filosofi energi baru iCAR yang terintegrasi. Keduanya mengusung pendekatan yang serupa dalam menyatukan desain, teknologi, dan penggunaan nyata, namun dihadirkan untuk menjawab kebutuhan pengguna yang berbeda. V23 berfokus pada personalisasi dan mobilitas urban, sementara V27 dirancang untuk kapabilitas lebih luas, termasuk perjalanan jarak jauh dan eksplorasi lintas medan.
“Melalui dua model ini, iCAR menghadirkan pendekatan yang konsisten dalam satu ekosistem energi baru. Keduanya mengusung filosofi ‘Classic Never Fades’, yaitu bagaimana desain klasik yang timeless dipadukan dengan teknologi modern untuk menjawab kebutuhan mobilitas masa kini. Dengan pendekatan ini, kendaraan tidak hanya relevan secara fungsi, tetapi juga memiliki karakter yang dapat merepresentasikan gaya hidup penggunanya,” ujar Mark Yang,
Country Director iCAR Indonesia.
Pendekatan ini akan semakin diperkuat melalui iCAR International Business Summit yang digelar di Wuhu, bertepatan dengan Auto China 2026. Dalam ajang tersebut, iCAR menampilkan bagaimana portofolio produknya, termasuk V23 dan V27, terintegrasi dalam strategi yang menggabungkan desain dan kolaborasi pengguna, serta implementasi di dunia nyata.
Melalui agenda seperti Global Partners Conference, iCAR juga membuka ruang dialog dengan para mitra strategis, menandai pergeseran dari sekadar peluncuran produk menuju pengembangan ekosistem yang lebih menyeluruh.
V23 dirancang untuk pengguna urban yang mengedepankan ekspresi diri, fleksibilitas, dan interaksi. Dengan lebih dari 20 titik modular dan platform digital berperforma tinggi, V23 memungkinkan pengalaman berkendara yang lebih personal, responsif, dan seamless. Hal ini menjadikan V23 bukan sekadar kendaraan, melainkan platform adaptif yang mampu mengikuti dinamika gaya hidup modern.
Di sisi lain, V27 hadir sebagai SUV hybrid all-rounder yang memperluas peran energi dalam kendaraan. Didukung arsitektur Golden REEV, sistem i-AWD, serta fitur V2L, V27 menawarkan performa yang stabil di berbagai kondisi sekaligus berfungsi sebagai sumber energi bergerak untuk berbagai kebutuhan. Pendekatan ini menjadikan V27 relevan bagi pengguna dengan mobilitas yang lebih kompleks, mulai dari perjalanan jarak jauh hingga aktivitas eksploratif.
Melalui V23 dan V27, iCAR menegaskan bahwa energi baru tidak lagi diposisikan sebagai kategori teknis semata, melainkan sebagai sistem yang dirancang berdasarkan kebutuhan nyata pengguna. Kedua model ini menjadi representasi bagaimana kendaraan dapat beradaptasi dalam berbagai skenario penggunaan tanpa kompromi antara fungsi, gaya hidup, dan efisiensi. Dengan pendekatan ini, iCAR membawa definisi baru dalam mobilitas, bukan hanya tentang bagaimana kendaraan bergerak, tetapi bagaimana mobil menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. (Ril/).
