JAKARTA | JacindoNews – Memperingati hari Buruh Internasional / MayDay, Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara peringatan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan kepadanya untuk hadir langsung bersama para pekerja di hari yang bersejarah ini. “Hari ini adalah hari perjuangan kaum buruh. Saya ucapkan terima kasih atas undangan kepada saya untuk hadir hari ini bersama saudara-saudara sekalian. Ini kehormatan bagi saya,” ucap Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk buruh, petani, nelayan, dan pekerja, merupakan fondasi penting dalam kepemimpinannya. “Saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia, dan terutama mereka-mereka yang hidupnya masih sulit,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa keberpihakan kepada rakyat adalah tanggung jawab utama pemerintah, serta memastikan seluruh jajaran pemerintah memiliki tekad yang sama dalam memperjuangkan kepentingan bangsa. “Itu adalah tekad kami. Kami tidak akan gentar, kami tidak akan menyerah, kami tidak akan ragu-ragu untuk membela kepentingan rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Dalam acara tersebut juga, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI sebagai motor penggerak para buruh dan pekerja dalam peringatan hari Buruh Internasional menyampaikan 11 isu penting yang ingin disampaikan oleh pemerintah, antara lain :

1. Pengesahan RUU Ketenagakerjaan.

2. HOSTUM (Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah).

3. Ancaman PHK akibat perang.

4. Reformasi pajak, termasuk kenaikan PTKP dan penghapusan pajak THR, JHT, serta pensiun.

5. Pengesahan RUU Perampasan Aset.

6. Penyelamatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) serta industri nikel.

7. Moratorium industri semen akibat over supply.

8. Ratifikasi Konvensi ILO 90.

9. Perjuangan tarif ojol 10%.

10. Revisi UU Nomor 2 Tahun 2024.

11. Pengangkatan guru dan tenaga honorer PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu.

Prabowo minta dukungan buruh untuk wujudkan visi tersebut. Khusus isu ojol, pemerintah dorong Danantara ikut miliki aplikasi ride-hailing guna kendalikan potongan tarif hingga 10 persen.

“Negara harus hadir. Untuk ojol, pemerintah melalui Danantara didorong ikut dalam kepemilikan aplikasi agar potongan tarif 10 persen bisa diwujudkan,” ujar Said Iqbal, ketua partai Buruh yang hadir dalam acara Mayday 01 Mei 2026.

By Admin

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!