JAKARTA | JacindoNews – Tim pembuatan film kolosal berjudul “Dayak”, bertemu dengan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan RI, Senayan, Jakarta pada hari Senin pagi (25/05/2026). Adapun tujuan adalah untuk audiensi dan memperkenalkan rencana pembuatan film yang mengangkat tema adat, sejarah dan etnik suku Dayak yang berada di pulau Kalimantan.
Tim dari Film “Dayak” yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain ketua tim produksi Thoeseng T.T. Asang, S.Hut., MM.; sutradara Film Ivan Bandhito, Produser Film Dr. Abriantinus,S.H.., M.A serta team lainnya yang bergabung untuk pembuatan film kolosal bertema budaya tersebut.
Rombongan diterima langsung dengan hangat oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Dalam pertemuan tersebut, kepala tim produksi, Asang menjelaskan mengenai kesiapan tim untuk membuat film “Dayak” yang mengangkat kisah sejarah dan budaya suku Dayak. Fadli Zon menyambut dan mendukung dalam produksi film “Dayak” Kolosal kedepannya, karena menurutnya mengangkat akar budaya Indonesia, khususnya dari pulau Kalimantan yang merupakan tempat dari suku Dayak.
“Kami dari Kementerian Kebudayaan RI sangat mendukung rencana kawan-kawan untuk menggarap Film Dayak ini. Mudah-mudahan film ini berjalan dengan lancar dari proses produksi hingga selesai nantinya. Semuanya merupakan upaya untuk memajukan kebudayaan Indonesia dan literasi cerita tentang suku Dayak yang sangat terkenal dan mempunyai keunikan tersendiri. Tentunya Film ini sudah pasti ditunggu oleh masyarakat Indonesia agar bisa mengenal budaya Dayak,” ujarnya.
Fadli Zon juga memberikan harapan bahwa film ini bisa mendapatkan apresiasi dari masyarakat Indonesia. “Masyarakat Indonesia bisa lebih jauh mengenal adat istiadat, tata cara kehidupan suku Dayak dan mengangkat kearifan lokal yang akhirnya mengangkat budaya Indonesia melalui film Dayak ini, ” pungkas nya.
Tim Produksi Film “Dayak” memberikan souvenir berupa pakain adat, senjata suku Dayak yaitu mandau dan juga kaos bertuliskan Film Dayak guna mensosialisasikan kepada masyarakat Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan RI.
Produser Film Dayak, Dr. Abriantinus mengungkapkan pertemuan dengan Menteri Kebudayaan RI sangat disambut ramah dan dari pihak Kementerian Kebudayaan RI mendukung dalam produksi Film Dayak. “Beliau (Menteri Kebudayaan RI) sangat mendukung kedepan untuk Film Dayak ini. Kemudian beliau segera menindaklanjuti dengan memberikan mandat kepada staff beliau, yaitu dengan Staf Ahli Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan, Masyitoh Annisa Ramadhani Alkatiri, S.IP., M.A., agar segera menindaklanjuti apa yang bisa dibantu oleh Kementerian Kebudayaan RI mengenai produksi dari film ini, ” ujarnya.
Ketua tim produksi Thoeseng T.T. Asang memberikan apresiasi bahwa timnya diterima langsung dan dukung oleh Menteri Kebudayaan RI dan mendukung proses produksi dari Film Dayak.
“Kita sudah didukung oleh Kementerian Kebudayaan RI. Dalam waktu dekat kita akan membuat thriller Film Dayak, dimana kita disupport melalui Dana Indonesia Raya dalam proses produksi nya kedepan. Film ini mengangkat inklusif mengenai budaya Dayak dan juga nanti bisa dibawa di kancah internasional. Pesan dari Pak Menteri tadi bahwa Film Dayak harus digarap dengan benar-benar baik sehingga bisa ditonton dan menjadi film komersil juga di Indonesia dan juga di kancah internasional, ” ungkapnya.
Thoeseng Asang juga memberikan tambahan informasi bahwa bagi masyarakat Indonesia, khususnya putra putri suku Dayak dan juga masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dalam peran di Film Dayak, tim produksi memperpanjang pendaftaran audisi untuk menjadi pemain dalam Film Dayak.
“Kami membuka dan memperpanjang pendaftaran untuk audisi pemain film Dayak, dari tanggal 1 Juni hingga September 2026. Mari mendaftarkan diri agar bisa menjadi saksi sejarah dalam peran di film Dayak ini nantinya, ” ujarnya.
Adapun masyarakat yang ingin mendaftarkan diri dalam audisi atau casting pemeran film Dayak Kolosal, bisa melalui link dibawah ini :
https://forms.gle/JBtsgAKqCcc3adiEA
(Ril/Jn).
