JAKARTA| JacindoNews – Rabu (08/07/2026). Bayu Skak yang telah sukses dengan berbagai judul film komedi dan komedi horor kini kembali dengan karya terbarunya, Foufo. Film komedi sci-fi persembahan Skak Studios dan Sinemart yang menghadirkan kelucuan
absurd dan receh, dengan drama yang mengharukan. Film Foufo tayang serentak di
bioskop mulai 9 Juli 2026.
Di film Foufo, Bayu Skak melakukan pendekatan yang berbeda. Setelah sukses mengeksplorasi cerita dengan latar dan dialog berbahasa Jawa, kini Bayu dengan berani menampilkan bahasa Madura secara dominan, dan menjadi yang pertama kalinya untuk film layar lebar di Indonesia!
Untuk menggarap film Foufo, diakui Bayu menjadi salah satu produksi film yang paling rumit dan berat. Sebab, di film ini tak hanya mengangkat tentang drama keluarga Madura yang kuat dengan budaya dan cerita manusianya, tetapi juga teknologi yang digunakan.
“Foufo adalah project-ku yang paling berani. Karena ada alien, tentunya kami menggunakan CGI, dan itu ternyata susah banget. Kami melibatkan ratusan animator untuk membuat karakter alien dan pesawat UFO-nya. Kalau dibandingkan dengan project-project-ku sebelumnya, ini bikinnya rumit. Melibatkan alat-alat berat termasuk saat bawa UFO-nya ke lokasi syuting,” ujar Bayu Skak.
Hal itu dilakukan Bayu karena dirinya ingin keluar dari zona nyaman dan menghadirkan sesuatu yang berbeda di perfilman Indonesia. Dengan kombinasi genre sci-fi, alien, dan kultur Madura, diharapkan film ini membawa warna baru.
Tak hanya mengandalkan teknologi canggih, Bayu juga menunjukkan effort-nya lewat open casting yang melibatkan 2.500 peserta saat mencari calon pemain film Foufo. Hasilnya, banyak dari para pemain film ini merupakan pemain debutan yang berasal dari Madura dan Jawa Timur, dan bahkan bukan aktor profesional.
“Ini membuktikan bahwa ketika kita yang ada di daerah diberikan kesempatan, kita
juga bisa. Kesempatan itu dari dulu jauh banget kan, adanya cuma di Jakarta. Tapi
kami ingin memberikan kesempatan ke teman-teman di daerah, dengan open
casting di Surabaya Utara saat itu. Dan jebolan-jebolan casting itu sekarang menjadi jajaran pemain di film Foufo,” cerita Bayu.
Selain jajaran pemeran yang merupakan debutan dan memberikan kesempatan
untuk teman-teman di daerah, film Foufo juga memberikan kesempatan untuk generasi baru perfilman Indonesia. Penulis skenario film ini, Ahmad Faishol, pertama kalinya menulis naskah untuk film panjang bioskop di film Foufo, sejak ia menyelesaikan studi di kampus film.
“Ini panggungnya kita semua sebagai orang daerah. Aku di sini bilang sebagai orang
Jawa dan film ini kan mengangkat budaya dan bahasa Madura. Ini film berbahasa Madura tapi campur, ada bahasa Jawa, Madura, yang juga ada di Jawa Timur. Kalian
yang nggak berbahasa Madura, jangan khawatir, karena ada subtitle,” tambah
Bayu.
Yuk, saatnya tertawa receh dan menangis haru di bioskop! Nonton UFO jatuh di Madura di film Foufo. Beli tiket hari pertama tayang! Ada promo Beli 1 Gratis 1 tiket
lewat aplikasi MTIX, CGV, Cinepolis, TIX ID, atau langsung di bioskop! Ikuti informasi terbaru mengenai perkembangan film Foufo melalui akun Instagram resmi @filmfoufo, @skakstudios, dan @sinemart_ph. (Ril/).
