JAKARTA | JacindoNews – Abdi adalah seorang penyanyi, penulis lagu yang sebelumnya memiliki beberapa project musik seperti abdimuda dan Kembara, dimana saat ini Kembara juga sedang merampungkan album pertamanya. Selain bermusik, Abdi juga berprofesi sebagai seorang sutradara video musik, beberapa video clip yang pernah dikerjakannya seperti video clip The Rain, Dul Jaelani & Tissa Biani, Meisita Lomania Feat Anji, Hura-Hura Club dan lain-lain.
Abdimuda adalah sebuah project solo berformat vokal dan gitar akustik yang bernaung di bawah genre Indie Folk. Lahir dari keheningan dan kejujuran, project ini menawarkan pendekatan musik yang sederhana namun intim dengan penuh harapan agar pendengar dan lagu-lagu di album ini memiliki kedekatan secara emosional dalam berbagai suasana hati.
Gagasan merilis EP ini bermula dari sebuah momen personal: abdimuda dan sang buah hati memiliki tanggal lahir yang sama yaitu 8 Juni. Sebagai bentuk perayaan, abdimuda memilih untuk tidak sekadar merayakan, melainkan berkarya. Pada awal tahun 2025, ia mulai membuka kembali rekaman-rekaman mentah yang tersimpan di Voice Note dan mengolahnya menjadi sebuah karya yang utuh.
“Berawal dari menemukan kembali file lagu-lagu lama yang kurang cocok untuk project Kembara. Saya memutuskan untuk merangkumnya dalam satu album dengan title nama saya sendiri sebagai hadiah untuk diri sendiri dan untuk anak saya. Perbedaannya kalo di Kembara lebih nge-band, lirik-liriknya menggunakan metafora, kalo di album ini saya memilih tampil minimalis dengan lirik yang lebih lugas. Dan saat ini Kembara juga sedang menyiapkan full album dan butuh proses yang cukup lama. Untuk EP ini, proses pengerjaannya lebih simple mulai dari recording sampai mixing dan mastering cuma total 7 hari udah beres”, ucap Abdi.
Sesuai harapan, pada tanggal 8 Juni 2026 ini abdimuda resmi merilis debut EP bertajuk “Belum Usai”, sebuah koleksi mini album yang direkam secara mandiri. EP ini menampilkan empat judul yaitu “Sepenggal Lagu Tentang Rindu”, “Belum Usai”, “Di Jalan Yang Sama” dan “Hingga Ujung Dunia”. Proses rekaman dilakukan bersama Komey, seorang penyanyi, penulis lagu, sekaligus stand up komedian dan Dita sebagai pengisi vokal latar dalam beberapa lagu. Meski dirilis bertepatan dengan hari ulang tahun, materi dalam EP ini tidak mengangkat tema perayaan, perilisan ini sendiri yang menjadi bentuk perayaannya.
Melalui ke-4 lagu dalam EP Belum Usai ini, abdimuda ingin menyampaikan satu pesan yang relevan di tengah berbagai tekanan zaman bahwa dalam kondisi sesulit apa pun, melangkah maju adalah satu-satunya pilihan dan menyerah bukanlah jawabannya. Sebagaimana musisi pada umumnya yang menitipkan karya kepada pendengarnya, abdimuda berharap EP ini dapat diterima dengan hangat dan turut memperkaya lanskap musik Indonesia.
Berikut sedikit penjelasan dari 4 lagu dalam album “Belum Usai”:
1. Sepenggal Lagu Tentang Rindu
Lagu ini dibuka dengan intro dari gitar akustik nylon bernuansa romantik. Dengan konsep musik yang sederhana, lagu ini menggambarkan tentang perasaan seseorang pada saat dikunjungi dan ditinggalkan oleh orang yang diidamkannya. Senang pada saat dikunjungi dan gamang pada saat ditinggalkan, dan yang tersisa hanyanya rindu yang menggenang.
2. Belum Usai
Seperti pada judul lagu dan menjadi nama album, “Belum Usai” ingin menyampaikan bahwa apabila kita dihadapkan dengan keputus-asa-an dan perasaan ingin menyerah maka berilah waktu untuk terus berjuang karena perjalanan ini belum usai. Dan menjadi sangat relate untuk kondisi sekarang yang tidak menentu dan beban hidup yang terasa semakin berat. Semoga lagu ini bisa menjadi setidaknya sedikit semangat untuk tetap berjuang.
3. Di Jalan Yang Sama
Lagu ini ditulis oleh Abdi dan dipersembahkan untuk sang istri ketika mereka berkomitmen untuk menjalani hidup ini bersama, meninggalkan kisah masa lalu dan menatap masa depan bersama-sama. Seperti yang tertulis pada lirik, doa menjadi obat untuk tenang dalam menghadapi segala cobaan.
4. Hingga Ujung Dunia
Lagu ini terinspirasi dari melihat banyaknya konflik di sosial media, pertikaian, hujatan seolah-olah menjadi santapan sehari-hari. Satu hal yang ingin Abdi sampaikan pada lagu ini adalah marilah kita sudahi segala macam pertikaian yang berlarut-larut dan menjadi dendam yang terus dibawa ke mana-mana. Hidup ini akan jauh lebih indah apabila kita bisa bergandengan bersama. Di dalam setiap pribadi manusia pasti ada hal baik dalam dirinya dan marilah fokus pada hal baik tersebut, agar tidak menjadi orang yang merugi.
(Ril/).
