IMG 20260925 WA0106

JAKARTA | JacindoNews – Jumat (25/09/2026). Sungguh menyedihkan. Disaat pembangunan untuk pengembangan wilayah yang dilakukan untuk kepentingan kesejahteraan dan rakyat Indonesia, justru pekerjaan pembangunan tersebut malah menimbulkan ketidakadilan bagi rakyat.

Hal tersebut terjadi di kawasan Kampung suku Dayak di Bukit Tengkorak, Kalimantan. Wilayah Kampung yang didiami masyarakat suku Dayak asli di Bukit Tengkorak tersebut diratakan oleh oknum yang diduga dari pihak IKN. Namun yang anehnya, justru ribuan hektar lahan sawit dan perkampungan etnis pendatang bangunan tempat pemukiman mereka berdiri kokoh.

Melalui akun media sosial, terlihat video bagaimana penggusuran lahan tinggal warga asli Dayak yang dilakukan oleh otorita IKN.

Kejadian terjadi pada hari Kamis, (24/09/2026), berlokasi di Bukit Tengkorak, IKN, Kalimantan. Warga Dayak yang bermukim sudah lama dilokasi tersebut merasakan ketidakadilan karena tempat tinggal mereka diratakan dengan alat-alat berat dari pihak yang mengaku dari IKN.

Beberapa tokoh masyarakat dan adat Dayak menyayangkan penggusuran tersebut sangat tidak adil. Melalui beberapa pesan singkat yang diterima oleh redaksi, beberapa pendapat dan komentar mengatakan bahwa perbuatan tim otorita IKN itu justru lebih kejam.”Banyak rumah orang ditumbangkan dan dibuldoser. Dimana negara kita, tidak melindungi masyarakat nya. Malah para petugas dilapangan justru menyimpang dari aturan yang seharusnya mengutamakan keadilan. Semua dilanggar atas dasar perintah dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan dan tidak melihat nilai manusiawi nya,” ujar salah satu tokoh adat Dayak yang tidak mau disebutkan.

Diharapkan masalah ini segera dapat diselesaikan dan pihak otorita IKN bisa memberikan klarifikasi kepada semua pihak sehingga ketidakadilan yang menimpa warga asli Dayak diwilayah tersebut yang adalah kampung halaman mereka sendiri tidak berlarut-larut dan keadilan ditegakkan sesuai dengan sila kelima dari Pancasila,”Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.” (Ril/).

Admin

By Admin

error: Content is protected !!