JAKARTA | JacindoNews – Sabtu (02/05/2026). Entah siapa yang memberi referensi atau rekomendasi kepada Presiden saat mencari Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN, yang jelas Dadan Hindayana telah banyak melanggar etika moral seorang pemimpin terhadap rakyat negeri ini yang ditugaskan Presiden atau Negara kepadanya, dimana dalam setiap kasus yang menimpa siswa seperti keracunan termasuk sistem pengawasan menu dan tata operasional daripada sub distribusi yang semestinya guna menghindari reaksi bahan makanan mentah dan bahan jadi, sangat amat tidak dikuasainya kecuali hanya terkait anggaran ini itu seperti pengadaan kendaraan dan insentif yang sangat tidak sesuai dengan misi mulia MBG ini.
Kemarin, dengan seenaknya Dadan berkilah bahwa perut orang miskin tidak sanggup menerima makanan sehat, kiranya justru sebagai seorang ahli entomologi (serangga) otak Dadan rupanya tidak sanggup menerima akal sehat karena kebiasaan adaptasi dengan serangga.
Bagaimanapun pihak berwenang seperti DPR wajib menilisik kejiwaan Dadan Hindayana ini karena sepak terjangnya dalam pelaksanaan MBG ini acapkali jauh dari misi mulianya, MBG bukan sarana untuk menghina atau melecehkan rakyat atau Pelajar dari keluarga miskin, bukan obyek untuk mencari kekayaan kantong para pelaku dengan merusak lambung atau perut siswa. Dadan akan terus berkelakuan seperti itu.
Program MBG yang begitu besar dan mulia telah berubah menjadi alat mempermalukan bangsa sendiri, ini sungguh ironis dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Semua aspek harus ditinjau ulang dan terutama dengan mengganti Kepala BGN ini dengan sosok yang memiliki integritas tinggi, memiliki kepekaan manusiawi dan paham arti menyehatkan anak bangsa lewat program ini.
Tanpa pergantian Kepala BGN ini dan mengevaluasi secara komprehensif maka niscaya program ini hanya jadi sarana bancakan para pelaku yang tidak menyadari kekeliruannya, meskipun tentu ada yang masih memiliki kesungguhan dan patut dipertahankan serta diarahkan, disamping akan menjadi kontra produktif terhadap citra Presiden dan Pemerintahannya yang saat ini telah menjadi gunjingan dan sindirian-sindiran pedas dan sinis selain karena terkait anggarannya juga sikap mental pengurus terlebih sang Ketua BGN ini yang penuh retorika berdampak merusak tujuan mulia MBG ini secara sangat serius. (**).
**Adian Radiatus (pengamat politik dan sosial, aktivis Tionghoa).
