JAKARTA | JacindoNews.com – Kemeriahan di pintu air Banjir Kanal Timur, Malaka Jakarta Timur merupakan gambaran dari kesuksesan FABAJA menyelenggarakan Milad yang kedua nya.
Selain panitia inti yang telah dibentuk, peran yang tidak kalah penting juga terutama pada akhir menjelang penyelenggaraan sangat menentukan.
Karena sempat beredar kabar ada kemungkinan dilakukan penundaan waktu karena terkait tentang perijinan yang tersendat di Sudin SDA Jakarta Timur.
Fungsi strategis tersebut langsung diambil oleh ketua umum Yayasan Perjuangan Rakyat Jalih Pitoeng.
Hal tersebut ditegaskan oleh ketua umum FABAJA Suhendar.
“Alhamdulilah acara Gebyar Budaya BKT sukses diselenggarakan,” kata Suhendar, Selasa (12/05/2026).
“Keterlibatan Bang Panca dan tim sejak awal dalam membantu panitia kami sangatlah berarti hingga terselenggaranya acara ini,” sambungnya.
“Untuk itu kami atas nama panitia sekaligus pengurus FABAJA mengucapkan terimakasih kepada Bang Panca dan Jalih Pitoeng Centre,” lanjutnya.
“Terutama kepada Bang Jalih Pitoeng yang akhirnya datang juga ketika mendengar perijinan terhambat,” lanjutnya menandaskan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jalih Pitoeng marah besar ketika perijinan acara tersebut terhambat di Sudin SDA Jakarta Timur.
“Mulai saat ini tidak boleh ada lagi yang menghambat upaya-upaya pelestarian seni budaya Betawi. Baik bagi para pelaku seni budaya, maupun bagi penyelenggara,” Jalih Pitoeng menegaskan.
Panca Nur dan rekan-rekan yang sejak awal perencanaan Gelar Budaya tersebut, mengatakan bahwa timnya bekerja dan membantu panitia tanpa pamrih.(JNews)
Panca Nur merupakan bagian dari tim Jalih Pitoeng Centre untuk melakukan monitoring guna memastikan kelancaran acara tersebut.
